
Paradoks Kebahagiaan: Melihat wajah sendiri adalah kegiatan rutin seumur hidup...Semakin lama dilihat, banyak hal yang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan; Jerawat, keriput, flek, bekas luka, rambut rontok dan obsesi kesempurnaan lainnya. Irwan Ahmett menutupi bagian-bagian dari wajahnya yang membuat ia merasa tidak bahagia, namun yang tampak adalah suatu wajah yang asing.
•
Happiness sangat berarti dalam kehidupan kita. Lantas apakah Happiness itu? Bisa jadi semua bentuk yang sesuai dengan kehendakmu atau kumpulan dari raksasa kehendak tanpa batas? Melalui Happiness Project Irwan ahmett mencari titik-titik kebahagiaan dalam kehidupan kita dan mendesain aplikasi yang dapat menggali paradoksnya makna kebahagiaan.
Happiness menjadi komoditi yang sangat luar biasa untuk menggerakan hasrat masyarakat modern; iklan dengan produk yang ditawarkan, tv melalui acara yang ditayangkan, kesejahteraan hidup di masa depan, investasi berbagai bidang, jejaring internet yang terus berkembang, agama dan kepercayaan yang diyakini, bahkan pertandingan olah raga yang menjadi ajang pencapaian kebahagiaan masal sebuah bangsa. Kebahagiaan menjadi parameter setiap orang dalam mencapai kwalitas hidupnya. Begitu besar magnet kebahagiaan membuat setiap orang berusaha mencapainya dengan cara apapun, termasuk cara yang tidak membuat mereka bahagia ketika mendapatkannya.
Happiness project dipamerkan di Ruru Galeri pada 13 Juni 2008.
Hingga saat ini Irwan Ahmett masih menjalani project Happiness dan sedang proses menyusun sebuah buku untuk mengakhiri projectnya.
•
•
•



















